ANALISIS MANAJEMEN PERSEDIAAN BAWANG GUNA OPTIMALISASI PENGENDALIAN STOK PADA TOKO ADAM DI TARAKAN
Kata Kunci:
Manajemen Persediaan, EOQ, Safety Stock, ROPAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen persediaan bawang pada Toko Adam di Tarakan, sehingga dapat diketahui bagaimana operasional bisnis yang dijalankan telah berlangsung. Dengan menerapkan manajemen persediaan yang efektif dan efisien, keberlangsungan opersional sebuah bisnis usaha akan menghasilkan pencapaian yang diinginkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem manajemen persediaan di Toko Adam berjalan belum cukup optimal. Ketika dilakukan pengolahan data terhadap persediaan bawang di Toko Adam diperoleh bahwa telah dilakukan pemesanan bawang sebanyak 12 kali pemesanan dalam 1 tahun dengan jumlah bawang sekitar 1700kg dan total biaya persediaan yang dikeluarkan sebesar Rp. 952.000.000,-. Guna pengoptimalan persediaan tersebut maka dalam penelitian ini digunakan metode EOQ untuk memperoleh hasil bahwa pemesanan bawang yang telah dijalankan oleh Toko Adam dengan 12 kali pemesanan pertahun belum efektif dan efisien hingga dapat dianggap belum optimal. Adapun hasil perhitungan yang telah dilakukan dengan menggunakan metode EOQ menunjukkan bahwa pemesanan yang ideal adalah 13 kali pesan setiap tahunnya dengan jumlah sekali pesan yaitu 92kg pemesanan, maka biaya persediaan yang akan dikeluarkan sebesar Rp. 73.230.769,-. Dengan menerapkan metode tersebut, Toko Adam dapat meminimalisir biaya yang dikeluarkan sebesar Rp. 878.769.23,-. Jika pelaku usaha ingin menerapkan metode EOQ terhadap penggunaan turunan rumus pada safety stock, maka persediaan yang perlu dilakukan oleh Toko Adam sebelum melakukan reorder point (ROP) ialah sebanyak 92kg bawang ketika persediaan bawang di jumlah 400kg.