ANALISIS IMPLEMENTASI SISTEM PENCATATAN KEUANGAN DIGITAL PADA UMKM DI KECAMATAN BARUMUN KABUPATEN PADANG LAWAS

Penulis

  • Siti Masitoh Hasibuan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Padang Lawas
  • Tolentino Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Padang Lawas

Kata Kunci:

UMKM, Pencatatan Keuangan Digital, Implementasi, Literasi Digital, Pengelolaan Keuangan

Abstrak

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan, khususnya dalam penerapan sistem pencatatan keuangan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem pencatatan keuangan digital pada UMKM di Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM yang telah maupun belum memanfaatkan sistem pencatatan keuangan digital. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem pencatatan keuangan digital memberikan kemudahan dalam pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, serta pemantauan kondisi keuangan usaha secara lebih efektif dan efisien. Namun, penerapannya masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan pengetahuan mengenai aplikasi keuangan, serta minimnya pendampingan dan pelatihan bagi pelaku UMKM. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi, pelatihan, dan dukungan dari pemerintah maupun pihak terkait agar pemanfaatan sistem pencatatan keuangan digital dapat berjalan optimal dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan UMKM.

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in supporting regional economic growth. However, many MSME owners still face challenges in financial management, particularly in implementing digital financial recording systems. This study aims to analyze the implementation of digital financial recording systems among MSMEs in Barumun District, Padang Lawas Regency, and to identify the supporting and inhibiting factors affecting their implementation. This research employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through observations, interviews, and documentation involving MSME owners who had and had not adopted digital financial recording systems. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, which consists of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the implementation of digital financial recording systems facilitates transaction recording, financial statement preparation, and business financial monitoring more effectively and efficiently. Nevertheless, several obstacles remain, including low digital literacy, limited knowledge of financial applications, and insufficient training and assistance for MSME owners. Therefore, enhancing education, training programs, and support from the government and related stakeholders is essential to optimize the adoption of digital financial recording systems and improve the financial management capabilities of MSMEs.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-31