ANALISIS KOMPARATIF PENGARUH FOREIGN DIRECT INVESTMENT, TRADE OPENNESS, DAN URBANISASI TERHADAP EMISI KARBON DIOKSIDA DI KAWASAN ASEAN DAN AMERIKA LATIN
Kata Kunci:
Emisi Karbon Dioksida, Foreign Direct Investment, Trade Openness, UrbanisasiAbstrak
Peningkatan emisi karbon dioksida sebagai dampak dari aktivitas ekonomi global masih menjadi ancaman yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan yang tidak dapat dipulihkan. Tren emisi karbon dioksida menunjukkan bahwa negara berkembang mengalami peningkatan emisi yang lebih signifikan dibanding negara maju. Peningkatan ini juga terjadi di kawasan ASEAN dan Amerika Latin yang didominasi oleh negara-negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari Foreign Direct Investment, Trade Openness, dan Urbanisasi terhadap Emisi karbon dioksida di kawasan ASEAN dan Amerika Latin selama periode 2016-2024. Negara yang diteliti di kawasan ASEAN meliputi Indonesia, Malaysia, Filipina, Kamboja, Thailand, dan Vietnam. Sedangkan negara yang diteliti di kawasan Amerika Latin meliputi Argentina, Brazil, Kolombia, Ecuador, Mexico, dan Venezuela. Data yang digunakan bersumber dari World Bank dan dianalisis menggunakan metode regresi data panel Fixed Effect Model untuk kawasan Amerika Latin dan Random Effect Model untuk kawasan ASEAN. Proses pengolahan data dilakukan dengan perangkat lunak EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FDI memiliki pengaruh negatif dan signifikan di kedua kawasan, kemudian trade openness berpengaruh positif dan signifikan terhadap emisi karbon dioksida di kedua kawasan. Sedangkan, urbanisasi menunjukkan hasil yang berbeda yaitu urbanisasi berpengaruh positif dan signifikan di kawasan ASEAN, namun berpengaruh negatif dan signifikan di kawasan Amerika Latin. Temuan ini menunjukkan bahwa FDI berpotensi menekan emisi, sementara keterbukaan perdagangan cenderung meningkatkan emisi. Perbedaan pengaruh urbanisasi mencerminkan perbedaan karakteristik pembangunan dan tata kelola perkotaan di masing-masing kawasan.
The rise in carbon dioxide emissions resulting from global economic activity remains a threat that could cause irreversible environmental damage. Trends in carbon dioxide emissions indicate that developing countries are experiencing a more significant increase in emissions than developed countries. This increase is also occurring in the ASEAN and Latin American regions, which are dominated by developing countries. This study aims to examine the effects of Foreign Direct Investment, Trade Openness, and Urbanization on carbon dioxide emissions in the ASEAN and Latin American regions during the 2016–2024 period. The countries studied in the ASEAN region include Indonesia, Malaysia, the Philippines, Cambodia, Thailand, and Vietnam. Meanwhile, the countries studied in Latin America include Argentina, Brazil, Colombia, Ecuador, Mexico, and Venezuela. The data used were sourced from the World Bank and analyzed using the Fixed Effects Model for the Latin American region and the Random Effects Model for the ASEAN region. Data analysis was conducted using EViews 13 software. The results show that FDI has a significant negative effect in both regions, while trade openness has a significant positive effect on carbon dioxide emissions in both regions. Meanwhile, urbanization shows differing results: it has a significant positive effect in the ASEAN region but a significant negative effect in the Latin American region. These findings suggest that FDI has the potential to reduce emissions, while trade openness tends to increase them. The differing effects of urbanization reflect the distinct characteristics of urban development and governance in each region.




