PENGARUH DIGITALISASI PERBANKAN MELALUI SELF-SERVICE TECHNOLOGY TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA PENGGUNA LAYANAN DIGITAL BANK SYARIAH DI YOGYAKARTA
Kata Kunci:
Kepuasan Mahasiswa, Automatic Teller Machine, Mobile Banking, Internet BankingAbstrak
Industri perbankan syariah selain dituntut untuk menerapkan teknologi digital, namun juga harus mampu menangkap berbagai peluang dengan lebih memahami perilaku konsumen yang semakin mengarah ke ranah digital yang dimana hal itu dapat memudahkan serta praktis bagi konsumen untuk kebutuhan transaksinya. Mahasiswa milenial yang saat ini sudah melek teknologi menjadikannya sebagai gaya konsumsi karena layanannya lebih praktis dan juga didukung oleh fakta dimana kampus di Indonesia telah menggunakan layanan perbankan digital untuk transaksi keuangannya. Sehingga tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh digitalisasi layanan perbankan syariah terhadap kepuasan mahasiswa di Yogyakarta. Pendekatan penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Responden penelitian ini adalah para mahasiswa yang memakai layanan self service technology (ATM, m-banking, dan i-banking) dengan menyebarkan kuesioner G-doc ke 100 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode yang digunakan adalah purposive sampling dengan skala likert. Dalam penelitian ini alat analisis yang digunakan untuk membantu penelitian adalah software IBM SPSS Ver. 22.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial Layanan ATM berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa pengguna layanan digital bank syariah, mobile banking berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa pengguna layanan digital bank syariah, dan internet banking berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa pengguna layanan digital bank syariah. Secara simultan ATM, m-banking, dan i-banking berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa pengguna layanan digital bank syariah.
The Islamic banking industry is not only required to implement digital technology but also needs to seize various opportunities by better understanding consumer behavior, which is increasingly shifting toward digital platforms. This shift makes transactions easier and more practical for consumers. Millennial students, who are now technologically savvy, adopt this consumption style because the services are more convenient, and this is further supported by the fact that universities in Indonesia have integrated digital banking services for their financial transactions. Thus, the aim of this research is to determine the extent to which the digitalization of Islamic banking services affects student satisfaction in Yogyakarta. This research adopts a quantitative approach. The respondents of this study are students who use self-service technology (ATM, mobile banking, and internet banking) by distributing G-doc questionnaires to 100 respondents. The sampling technique used is non-probability sampling with purposive sampling method and a Likert scale. The analysis tool used to assist the research is IBM SPSS software version 22.0. The results of this study show that ATM services have a significant partial influence on the satisfaction of students who use digital Islamic banking services, mobile banking has a significant effect on student satisfaction, and internet banking also has a significant effect on student satisfaction. Simultaneously, ATM, mobile banking, and internet banking have a significant influence on the satisfaction of students using digital Islamic banking services.




