FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPLEMENTASI PENGANGGARAN ELEKTRONIK (E-BUDGETING) PADA SEKTOR PEMERINTAHAN
Kata Kunci:
E-Budgeting, Sektor Pemerintahan, Implementasi, Faktor-Faktor PengaruhAbstrak
Penganggaran Elektronik (E-Budgeting) menjadi inovasi penting dalam transformasi digital sektor publik, khususnya di Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk memberikan tinjauan literatur yang komprehensif tentang faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi E-Budgeting di sektor pemerintahan Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur yang melibatkan studi dokumen internasional dan nasional terkait, seperti publikasi akademis, peraturan pemerintah, jurnal, dan buku. Studi ini menyoroti tiga faktor utama yang mempengaruhi keberhasilan implementasi E-Budgeting, yaitu dukungan manajemen, kebijakan organisasi, dan ketersediaan sumber daya. Dukungan manajemen yang kuat, kebijakan organisasi yang mendukung,ketersediaan sumber daya yang memadai dan resistensi terhadap perubahan menjadi faktor kunci dalam menghadapi hambatan implementasi. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam merancang dan melaksanakan sistem E-Budgeting yang efektif di lingkungan pemerintahan Indonesia.
Electronic Budgeting (E-Budgeting) has emerged as a crucial innovation in the digital transformation of the public sector, particularly in Indonesia. This article aims to provide a comprehensive literature review on the factors influencing the implementation of E-Budgeting in the Indonesian government sector. The research method employed is a literature review involving the study of relevant international and national documents such as academic publications, government regulations, journals, and books. This study highlights three main factors influencing the success of E-Budgeting implementation: management support, organizational policies, and resource availability. Strong management support, supportive organizational policies, adequate resource availability, and resistance to change are key factors in overcoming implementation barriers. These findings are expected to contribute to the design and implementation of effective E-Budgeting systems in the Indonesian government context.




