HUBUNGAN KARAKTERISTIK PETANI DENGAN RESPON PETANI PADI TERHADAP PENGGUNAAN MESIN COMBINE HARVESTER DI KELURAHAN SUTOJAYAN KECAMATAN SUTOJAYAN KABUPATEN BLITAR

Penulis

  • Eko Prayitno Universitas Islam Balitar
  • Tri Kurniastuti Universitas Islam Balitar
  • Luhur Aditya Prayudhi Universitas Islam Balitar
  • Jeka Widiatmanta Universitas Islam Balitar

Kata Kunci:

Karakteristik Petani, Respon Petani, Combine Harvester

Abstrak

Mekanisasi pertanian melalui combine harvester yaitu alat panen yang mampu melakukan proses pemotongan, perontokan, pembersihan, dan penampungan gabah secara terpadu. Meskipun memiliki berbagai keunggulan, tingkat penerimaan petani terhadap penggunaan combine harvester masih beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik petani yang meliputi usia, tingkat pendidikan dan luas lahan dengan respon petani padi terhadap penggunaan combine harvester di Kelurahan Sutojayan, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 34 petani padi yang dipilih dari populasi sebanyak 52 petani menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Respon petani diukur berdasarkan dimensi pengetahuan, persepsi, sikap, dan kesediaan menggunakan, kemudian dikategorikan menjadi respon menerima dan menolak. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan studi literatur, kemudian dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji Chi-Square. Apabila persyaratan frekuensi harapan tidak terpenuhi, digunakan Fisher-Freeman-Halton Exact Test sebagai pengujian alternatif pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 40–55 tahun (44,1%), berpendidikan SD (52,94%), dan memiliki luas lahan 0,25–0,5 hektar (41,18%). Sebanyak 61,76% petani memberikan respon menerima terhadap penggunaan combine harvester, sedangkan 38,24% memberikan respon menolak. Hasil pengujian menunjukkan bahwa usia memiliki hubungan yang signifikan dengan respon petani (χ² = 6,66 > χ² tabel = 5,99), sedangkan tingkat pendidikan tidak memiliki hubungan yang signifikan (χ² = 1,34 < χ² tabel = 7,81). Pada variabel luas lahan, hasil uji Chi-Square menunjukkan χ² = 6,23 > χ² tabel = 5,99, tetapi hasil Fisher-Freeman-Halton Exact Test menunjukkan nilai p-value sebesar 0,065 > 0,05. Oleh karena itu, berdasarkan hasil pengujian exact, hubungan antara luas lahan usahatani dan respon petani belum dapat dinyatakan signifikan secara statistik. Penelitian ini menunjukkan bahwa usia merupakan karakteristik yang memiliki hubungan signifikan dengan respon petani terhadap penggunaan combine harvester, sedangkan tingkat pendidikan dan luas lahan belum menunjukkan hubungan yang signifikan berdasarkan hasil pengujian yang digunakan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-29