DETERMINAN PENINGKATAN ETOS KERJA PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA
Kata Kunci:
Pengendalian Internal, Tunjangan Kinerja dan Etos KerjaAbstrak
Penelitian ini dilakukan pada pegawai Aparatur Sipil Negara pada Dinas Kesehatan Kabupaten Solok tujuan diadakan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pengendalian internal dan tunjangan kinerja terhadap etos kerja pegawai Aparatur Sipil Negara pada Dinas Kesehatan Kabupaten Solok. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah seluruh pegawai paratur Sipil Negara pada Dinas Kesehatan Kabupaten Solok yang berjumlah sebanyak 55 pegawai. Dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampling jenuh. Teknik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi dengan pengumpulan data yang digunakan dengan menggunakan angket/kuesioner. Berdasarkan analisis regresi linear berganda dari variabel pengendalian internal dan tunjangan kinerja terhadap etos kerja dengan nilai Y = 7,823 + 0,374 (X1) + 0,446 (X2) + e. Dari uji t yang dilakukan didapat variabel X1 pengendalian internal berpengaruh terhadap etos kerja dengan nilai 3,366 > 2,00665 dengan signifikannya 0,01 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa pengendalian internal (X1) berpengaruh secara parsial terhadap etos eerja. Variabel Tunjangan Kinerja (X2) memiliki thitung sebesar 3,641 > 2,00665, dengan signifikannya (0,001) < α (0,05), Hal ini menunjukkan bahwa tunjangan kinerja (X2) berpengaruh secara parsial terhadap etos kerja. Uji f yang dilakukan didapatkan bahwa pengendalian internal dan tunjangan kinerja berpengaruh secara simultan (bersama-sama) terhadap etos kerja dengan fhitung 13,726 > ftabel 3,18 dan nilai signifikannya f (0,000) < α (0,05). Hal ini juga dapat dilihat dari nilai R Square diperoleh 0,346 atau 34,6% dan sisanya sebesar 65,4% dipengaruhi oleh variabel lain di luar variabel pada penelitian ini seperti motivasi, kepemimpinan, lingkungan kerja dan lain - lain.
This research was conducted on Civil Servant employees at the Health Office of Solok District with the aim to determine the extent of the influence of internal control and performance allowance on the work ethic of Civil Servant employees at the Health Office of Solok District. The population in this study consisted of all Civil Servant employees at the Health Office of Solok District, totaling 55 employees. The sampling technique used was saturation sampling method. The sampling technique where the sample size is equal to the population with data collection using questionnaires. Based on multiple linear regression analysis of the variables of internal control and performance allowance on work ethic with a value of Y = 7.823 + 0.374 (X1) + 0.446 (X2) + e. From the t-test conducted, it was found that the X1 internal control variable has an effect on work ethic with a value of 3.366 > 2.00665 with significance of 0.01 < 0.05. This indicates that internal control (X1) partially influences work ethic. The Performance Allowance variable (X2) has a t-value of 3.641 > 2.00665, with significance (0.001) < α (0.05), indicating that performance allowance (X2) partially influences work ethic. The F-test conducted found that internal control and performance allowance simultaneously (together) influence work ethic with an F-value of 13.726 > F-table 3.18 and significance value of F (0.000) < α (0.05). This can also be seen from the R Square value obtained 0.346 or 34.6%, and the remaining 65.4% is influenced by other variables outside the variables in this study such as motivation, leadership, work environment, and others.




