ANALISIS ASPEK HUKUM KETENAGAKERJAAN DALAM MANAJEMEN HUBUNGAN INDUSTRIAL PT. BPR HAYURA ARTALOLA
Kata Kunci:
Aspek Hukum, Ketenagakerjaan, Hubungan IndustrialAbstrak
Perselisihan hubungan industrial dapat terjadi karena berbagai faktor. Faktor-faktor penyebab perselisihan hubungan industrial antara lain kurangnya pengetahuan hukum terhadap teknis persidangan bagi para pekerja/buruh, menyediakan hak pekerja, kompensasi, atau pesangon, dan kewajiban pengusaha untuk melakukan apa yang harus mereka lakukan, serta konflik keagenan antara dua kelompok pemegang saham: pemegang saham mayoritas dan minoritas. Selain itu, faktor-faktor lain seperti kecenderungan genetik, usia yang lebih tua, jenis kelamin, Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, seperti membaca buku referensi, jurnal, dan artikel yang ditulis oleh pakar untuk mendapatkan data yang akurat dan mencegah manipulasi data. Subjek dalam penelitian ini adalah PT. BPR Hayura Artalola. Hasil penelitian ini terdapat empat jenis perselisihan hubungan industrial, yaitu perselisihan hak, perselisihan kepentingan, perselisihan pemutusan hubungan kerja, dan perselisihan antar serikat pekerja. Perselisihan-perselisihan ini muncul akibat perbedaan pendapat dalam penerapan pelaturan perundang-undangan, perjanjian kerja, dan peraturan perusahaan.Penyelesaian perselisihan tersebut dapat dilakukan melalui berbagai langkah, termasuk mediasi, konsiliasi, atau pengadilan hubungan industrial, tergantung pada jenis perselisihan dan tingkat keparahan konflik. Kesimpulan ini menekankan pentingnya komunikasi, negosiasi, dan pemahaman yang baik antara pihak pengusaha, karyawan, dan serikat pekerja untuk mencapai solusi yang adil dan berkelanjutan.
- Industrial relations disputes can occur due to various factors. Factors causing industrial relations disturbances include a lack of legal knowledge regarding the technicalities of conferences for workers/laborers, providing workers' rights, compensation or severance pay, and the obligations of employers to do what they must do, as well as agency conflicts between two groups of shareholders: majority and minority shareholders. Apart from that, other factors such as genetic predisposition, older age, gender, This research uses descriptive qualitative research methods, such as reading reference books, journals and articles written by experts to obtain accurate data and prevent data manipulation. The subjects in this research were PT. BPR Hayura Artalola. The results of this research show four types of industrial relations disturbances, namely rights disturbances, interest disturbances, termination of employment relations, and inter-union disturbances. These disputes arise due to differences of opinion in regulations, work agreements and company regulations. Resolving these disturbances can be carried out through various steps, including mediation, conciliation or industrial relations court, depending on the type of wiring and the severity of the conflict. The conclusion is the importance of good communication, negotiation and understanding between employers, employees and trade unions to achieve a fair and sustainable solution.




