ANALISIS EFISIENSI BELANJA MODAL PADA SEKTOR PENDIDIKAN DI KOTA SURABAYA

Penulis

  • Nayla Dwiandita Natasya Putri Universitas Negeri Surabaya
  • Nabila Septiya Kirani Universitas Negeri Surabaya
  • Eva Hany Fanida Universitas Negeri Surabaya
  • Melda Fadiyah Hidayat Universitas Negeri Surabaya

Kata Kunci:

Efisiensi, Belanja Modal, Pendidikan, Dea, Surabaya

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya efisiensi pengelolaan anggaran sektor pendidikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di tengah keterbatasan fiskal. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat efisiensi teknis belanja modal pada sektor pendidikan di Kota Surabaya periode 2022-2025 serta mengevaluasi dampak alokasi tersebut terhadap kualitas pendidikan. Metode yang digunakan adalah Data Envelopment Analysis (DEA) dengan pendekatan Constant Return to Scale (CRS) yang berorientasi pada input. Variabel input meliputi anggaran belanja pendidikan dan jumlah sekolah, sedangkan variabel output mencakup Angka Melek Huruf (AMH), Harapan Lama Sekolah (HLS), dan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Surabaya secara konsisten mencapai skor efisiensi sempurna sebesar 1,00 selama periode pengamatan. Nilai slack variabel yang nihil mengindikasikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan telah terserap secara produktif tanpa adanya pemborosan anggaran. Keberhasilan ini tercermin dari capaian RLS yang stabil pada angka 11 tahun pada 2025, yang memosisikan Surabaya sebagai best practice dalam tata kelola anggaran pendidikan untuk meningkatkan kualitas modal manusia.

This research is motivated by the importance of efficiency in managing education sector budgets to support economic growth and community welfare amidst fiscal constraints. This study aims to measure the technical efficiency level of capital expenditure in the education sector in Surabaya City for the 2022-2025 period and evaluate the impact of such allocations on educational quality. The method employed is Data Envelopment Analysis (DEA) with an input-oriented Constant Return to Scale (CRS) approach. Input variables include the education budget and the number of schools, while output variables encompass the Literacy Rate (AMH), Expected Years of Schooling (HLS), and Mean Years of Schooling (RLS). The results indicate that Surabaya City consistently achieved a perfect efficiency score of 1.00 throughout the observation period. A zero slack variable value indicates that every rupiah allocated was absorbed productively without any budget wastage. This success is reflected in the stable RLS achievement of 11 years in 2025, positioning Surabaya as a best practice in education budget governance to enhance human capital quality

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-19