ANALISIS STRATEGI PENANGANAN RESIKO KREDIT SIMPAN PINJAM PADA KOPRASI SYARIAH BENTENG MIKRO INDONESIA CABANG KASEMEN
Kata Kunci:
Faktor Ekonomi, Pendapatan, Pembiayaan Bermasalah, Koperasi SyariahAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor ekonomi terhadap pembiayaan bermasalah serta peran pendapatan sebagai variabel moderasi pada Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Baitul Maal wat Tamwil (BMI) Cabang Kasemen. Faktor ekonomi yang diteliti meliputi kebutuhan pribadi, biaya pendidikan anak, dan persepsi risiko. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekonomi memiliki pengaruh signifikan terhadap terjadinya pembiayaan bermasalah. Peningkatan kebutuhan pribadi dan biaya pendidikan anak dapat menurunkan kemampuan anggota dalam memenuhi kewajiban pembayaran. Selain itu, persepsi risiko juga memengaruhi perilaku anggota dalam mengelola pembiayaan. Pendapatan terbukti berperan sebagai variabel moderasi yang dapat memperkuat atau memperlemah hubungan antara faktor ekonomi dan pembiayaan bermasalah. Pendapatan yang stabil mampu menekan risiko pembiayaan bermasalah, sedangkan pendapatan yang rendah meningkatkan risiko gagal bayar.
This study aims to analyze the effect of economic factors on non-performing financing and the role of income as a moderating variable at the Sharia Savings and Financing Cooperative (KSPPS) Baitul Maal wat Tamwil (BMI) Kasemen Branch. The economic factors examined include personal needs, children's education costs, and risk perception. This research uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. The results show that economic factors have a significant influence on non-performing financing. Increasing personal needs and education costs can reduce members' ability to fulfill their payment obligations. In addition, risk perception also affects members' behavior in managing financing. Income is proven to act as a moderating variable that can strengthen or weaken the relationship between economic factors and non-performing financing. Stable income can reduce the risk of non-performing financing, while low income increases the risk of default. This study is expected to contribute to financing risk management and serve as a reference for Islamic cooperatives in improving financing quality.