PENGARUH KOMPLEKSITAS TUGAS & PENGALAMAN AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT DENGAN INDEPENDENSI SEBAGAI VARIABEL MODERASI (STUDI EMPIRIS PADA AUDITOR INDEPENDEN DI KANTOR AKUNTAN PUBLIK KOTA MEDAN)
Kata Kunci:
Komplesitas Tugas, Pengalaman Auditor, Independensi, Kualitas AuditAbstrak
Kualitas audit adalah salah satu acuan masyarakat umum untuk menilai laporan audit yang dikeluarkan oleh Kantor Akuntan Publik dalam temuannya selama mengaudit suatu perusahaan. Penurunan kualitas audit dapat menyebabkan turunnya kepercayaan masyarakat terhadap sebuah laporan audit. Dalam mengatasi penurunan kualitas audit, auditor harus memiliki pengalaman yang baik dan mengetahui seberapa kompleks tugas yang dihadapi agar tidak terjadi penurunan kualitas audit. Auditor juga harus bersikap objektif dan selalu mengedepankan independensi dalam proses audit perusahaan. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompleksitas tugas dan pengalaman auditor terhadap kualitas audit, baik secara parsial maupun simultan, kemudian penelitian ini juga akan melihat pengaruh variabel-variabel tersebut dengan variabel moderasi. Populasi dalam penelitian ini adalah 23 Kantor Akuntan Publik yang ada di Kota Medan dengan jumlah sampel sebanyak 65 auditor yang didapatkan melalui purposive sampling. Data diambil melalui penyebaran kuesioner dan akan diolah melalui perangkat lunak pengolah statistik SPSS (Statistical Package for Sosial Science). Pengujian hipotesis terdiri dari 2 tahap yaitu analisis regresi linear berganda dan MRA (Moderated Regression Analysis). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kompleksitas tugas berpengaruh negatif signifikan terhadap kualitas audit. Pengalaman auditor berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas audit. Kompleksitas tugas dan pengalaman auditor secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit. Independensi dapat memoderasi hubungan antara kompleksitas tugas dan kualitas audit. Independensi dapat memoderasi hubungan antara pengalaman auditor dan kualitas tugas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih banyak faktor yang dapat digali untuk menaikkan kualitas audit.
Audit quality is one of the public's benchmarks for assessing audit reports issued by Public Accounting Firms based on their findings during a company audit. A decline in audit quality can lead to a decline in public trust in an audit report. To address this decline in audit quality, auditors must have extensive experience and understand the complexity of the tasks they face to prevent a decline in audit quality. Auditors must also be objective and prioritize independence in the company's audit process. This research uses a quantitative approach that aims to analyze the effect of task complexity and auditor experience on audit quality, both partially and simultaneously. This research will also examine the influence of these variables with moderating variables. The population in this study was 23 Public Accounting Firms in Medan City, with a sample of 65 auditors obtained through purposive sampling. Data were collected through questionnaires and processed using SPSS (Statistical Package for Social Science) statistical processing software. Hypothesis testing consisted of two stages: multiple linear regression analysis and Moderated Regression Analysis (MRA). The results showed that task complexity had a significant negative effect on audit quality. Auditor experience had a significant positive effect on audit quality. Task complexity and auditor experience simultaneously had a significant effect on audit quality. Independence can moderate the relationship between task complexity and audit quality. Independence can also moderate the relationship between auditor experience and task quality. The results indicate that many factors can be explored to improve audit quality.