ANALISIS PENGARUH INFLASI, KEMISKINAN DAN PENGANGGURAN TERHADAP TINGKAT KRIMINALITAS DI KOTA MEDAN

Penulis

  • Khairunnissa Lutfia Universitas Islam Sumatera Utara
  • Fauzi Universitas Islam Sumatera Utara
  • Azhar Apriandi Universitas Islam Sumatera Utara

Kata Kunci:

Inflasi, Kemiskinan, Pengangguran, Kriminalitas

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, kemiskinan, dan pengangguran terhadap tingkat kriminalitas di Kota Medan periode 2012–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan pengujian hipotesis melalui uji t dan uji F pada tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kriminalitas (sig 0,784 > 0,05) dan kemiskinan juga tidak berpengaruh signifikan (sig 0,058 > 0,05). Sebaliknya, pengangguran berpengaruh signifikan terhadap kriminalitas (sig 0,039 < 0,05). Secara simultan ketiga variabel tidak berpengaruh signifikan terhadap kriminalitas di Kota Medan (Fhitung 3,472 < Ftabel 3,863). Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,536 dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,382 menunjukkan bahwa inflasi, kemiskinan, dan pengangguran mampu menjelaskan variasi kriminalitas sebesar 38,2%, sementara 61,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.

This study aims to analyze the effect of inflation, poverty, and decline on the crime rate in Medan City for the period 2012–2024. The study uses a quantitative approach with secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS). The analysis method used is multiple linear regression with hypothesis testing through t-test and F-test at a significance level of 5%. The results show that partially inflation does not have a significant effect on crime (sig 0.784 > 0.05) and poverty also does not have a significant effect (sig 0.058 > 0.05). Dangerously, poverty has a significant effect on crime (sig 0.039 < 0.05). Simultaneously, the third variable does not have a significant effect on crime in Medan City (F count 3.472 < F table 3.863). The correlation coefficient (R) value of 0.536 with a determination coefficient (R²) of 0.382 shows that inflation, poverty, and unemployment are able to explain variations in crime by 38.2%, while 61.8% is influenced by other factors outside the research model.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-30