PENGELOLAAN KEUANGAN DAN PERENCANAAN BISNIS PERUSAHAAN DAGANG PADA USAHA MIKRO KECIL MENENGAH TOKO TEMAN CANTIK

Penulis

  • wilda melin Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjung Pinang
  • hadli lidya rikayana Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjung Pinang

Kata Kunci:

UMKM, Pertumbuhan Ekonomi, Teman Cantik

Abstrak

Perkembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia menunjukkan peningkatan positif seiring berjalannya waktu. Para pelaku bisnis UMKM, termasuk toko "Teman Cantik" di Tanjung Pinang, turut berkontribusi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat. Meskipun UMKM seperti "Teman Cantik" belum menjanjikan penghasilan yang besar, namun memiliki peran strategis sebagai tulang punggung perekonomian bangsa. Pentingnya kemandirian masyarakat dan peran UMKM dalam mengurangi angka pengangguran menjadi fokus utama. "Teman Cantik" sebagai contoh UMKM di Tanjung Pinang telah berhasil berkembang sejak tahun 2018, dengan diversifikasi produk kecantikan, pakaian, aksesoris, dan  layanan salon lashlift. Meskipun telah membawa dampak positif, usaha ini masih menghadapi beberapa kendala seperti keterbatasan modal, sistem pencatatan yang sederhana, ketidakstabilan pasar, dan pemanfaatan teknologi yang belum optimal. Data dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kepulauan Riau (Diskominfo Kepri) mencatat adanya 146.638 UMKM di seluruh kepulauan per Januari 2022, menunjukkan pertumbuhan yang pesat dalam dua tahun terakhir pasca redanya pandemi COVID-19. Dengan mayoritas pelaku UMKM berada di Kota Batam, "Teman Cantik" dan UMKM lainnya memiliki potensi untuk menjadi pelopor pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal, nasional, bahkan internasional. Untuk mewujudkan potensi tersebut, diperlukan peran aktif dari pemerintah dalam memberikan dukungan dan fasilitas, serta kolaborasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk dunia akademik. Peningkatan modal, pengembangan sistem pencatatan yang lebih baik, strategi penetapan harga yang cermat, dan optimalisasi pemanfaatan teknologi menjadi langkah-langkah kritis untuk meningkatkan daya saing UMKM seperti "Teman Cantik". Dengan demikian, UMKM dapat terus berkembang, memberikan dampak positif pada ekonomi masyarakat, dan mencapai kesejahteraan hidup yang lebih baik.

The development of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia has shown positive growth over time. Business actors in MSMEs, including the "Teman Cantik" store in Tanjung Pinang, contribute significantly to the economic growth and job creation for the community. Although MSMEs like "Teman Cantik" may not promise substantial income, they play a strategic role as the backbone of the nation's economy. The importance of community self-reliance and the role of MSMEs in reducing unemployment are the primary focus. As an example of an MSME in Tanjung Pinang, "Teman Cantik" has successfully developed since 2018, offering diversified products such as beauty items, clothing, accessories, and lash lift salon services. Despite bringing positive impacts, this business faces challenges such as limited capital, a simple recording system, market instability, and suboptimal technology utilization. Data from the Department of Communication and Informatics of the Riau Islands (Diskominfo Kepri) recorded 146,638 MSMEs across the islands as of January 2022, indicating rapid growth in the last two years post the COVID-19 pandemic. With the majority of MSME actors located in Batam City, "Teman Cantik" and other MSMEs have the potential to be pioneers in economic growth at the local, national, and even international levels. To realize this potential, active involvement from the government in providing support and facilities, along with collaboration with relevant parties, including the academic sector, is crucial. Critical steps to enhance the competitiveness of MSMEs like "Teman Cantik" include increasing capital, developing a more efficient recording system, implementing precise pricing strategies, and optimizing technology utilization. Consequently, MSMEs can continue to thrive, positively impacting the community's economy and achieving a better quality of life..

Unduhan

Diterbitkan

2023-12-31