ANALISIS KEMANDIRIAN FISKAL DAN EFEKTIVITAS PENDAPATAN ASLI DAERAH SEBAGAI INDIKATOR KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH KOTA BINJAI TAHUN 2023–2024

Penulis

  • Muhammad Irvan Tanjung Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Muhammad Irvan Tanjung Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Alfan Prihandiki Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Renny Maisyarah Universitas Pembangunan Panca Budi

Kata Kunci:

Kemandirian Fiskal, Efektivitas Pad, Efisiensi Keuangan Daerah, Keserasian Belanja, Kinerja Keuangan Daerah

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Pemerintah Kota Binjai Tahun 2023–2024 melalui pendekatan rasio keuangan daerah yang meliputi rasio kemandirian fiskal, rasio efektivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD), rasio efisiensi keuangan daerah, dan rasio keserasian belanja. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), Laporan Realisasi Anggaran (LRA), dan dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Binjai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian fiskal Kota Binjai masih tergolong sangat rendah dengan rasio sebesar 14,24 persen pada tahun 2023. Rasio efektivitas PAD menunjukkan kinerja yang kurang optimal karena realisasi PAD hanya mencapai 49,00 persen dari target yang ditetapkan. Rasio efisiensi keuangan daerah sebesar 99,63 persen menunjukkan bahwa pengelolaan belanja daerah relatif efisien. Analisis keserasian belanja memperlihatkan dominasi belanja operasi sebesar 86,36 persen dibandingkan belanja modal sebesar 14,08 persen. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa Pemerintah Kota Binjai masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan kapasitas fiskal daerah dan mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30