ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH KOTA SIBOLGA TAHUN 2024 BERDASARKAN RASIO KEUANGAN DAERAH

Penulis

  • Alya An Nais Syakilla Universitas Pembangunan Panca Budi Medan
  • Bela Amanda Putri Universitas Pembangunan Panca Budi Medan
  • Windi Wulandari Universitas Pembangunan Panca Budi Medan
  • Renny Maisyarah Universitas Pembangunan Panca Budi Medan

Kata Kunci:

Kinerja Keuangan Dearah, LKPD, Rasio Kemandirian, Rasio Efektivitas PAD, Rasio Efisiensi

Abstrak

Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) merupakan dokumen yang menyajikan informasi mengenai pengelolaan keuangan pemerintah daerah dalam satu tahun anggaran sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat. Melalui laporan ini, kondisi keuangan daerah dapat diketahui secara lebih jelas, termasuk bagaimana pemerintah daerah memperoleh pendapatan, mengalokasikan belanja, serta mengelola sumber daya keuangan yang dimiliki. Selain itu, LKPD juga berfungsi sebagai sarana untuk menilai tingkat akuntabilitas dan transparansi pemerintah daerah dalam menjalankan tugas pengelolaan keuangan publik, tingkat efisiensi penggunaan anggaranhingga tingkat kemandirian daerah dalam membiayai kebutuhan pemerintahan dan pembangunan. Analisis terhadap laporan keuangan daerah menjadi penting karena dapat digunakan sebagai alat untuk menilai apakah pengelolaan keuangan telah berjalan secara efektif, efisien, dan sesuai dengan tujuan pembangunan daerah. Pemerintah Kota Sibolga pada Tahun Anggaran 2024 menunjukan perkembangan kondisi keuangan yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya jumlah aset daerah, menurunnya kewajiban, bertambahnya ekuitas, serta perubahan kondisi anggaran yang sebelumnya mengalami defisit menjadi surplus. Kondisi tersebut menjadi gambaran bahwa pengelolaan keuangan daerah mulai menunjukan perbaikan. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan yang perlu diperhatikan, terutama rendahnya tingkat kemandirian keuangan daerah yang masih bergantung pada dana transfer pemerintah pusat serta belum optimalnya pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja keuangan pemerintah Kota Sibolga Tahun Anggaran 2024 melalui analisis beberapa rasio keuangan daerah, yaitu rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektivitas PAD, rasio efisiensi keuangan daerah, dan rasio keserasian belanja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Sibolga Tahun Anggaran 2024. Hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi keuangan Pemerintah Kota Sibolga mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2023. Total aset meningkat 5,31% kewajiban menurun sebesar 4,95% dan ekuitas bertambah sebesar 6,07%. Selain itu, pendapatan daerah naik 5,12%, sedangkan belanja daerah menurun sebesar 8,18%, sehingga menghasilkan surplus anggaran sebesar Rp.10,77 miliar. Rasio kemandirian keuangan daerah sebesar 15,66% menunjukkan bahwa tingkat kemandirian daerah masih rendah karena kertergantungan terhadap dana transfer pusat masih cukup besar. Rasio efektivitas PAD sebesar 39,49% menunjukan bahwa realisasi PAD belum mencapai target yang diharapkan. Sementara itu, rasio efisiensi keuangan daerah sebesar 98,33% menunjukan bahwa pengelolaan anggaran sudah berjalan cukup baik dan efisien. Secara keseluruhan, kinerja keuangan Pemerintah Kota Sibolga pada tahun 2024 menunjukan perkembangan yang positif, namun pemerintah daerah masih perlu meningkatkan daerah masih perlu meningkatkan potensi PAD agar mapu memperkuat kemandirian fiskal di masa mendatang.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30