Pemanfaatan Shopee Untuk Meningkatkan Penjualan Kerupuk & Kemplang Khas Desa Lembak

Penulis

  • Ridwan Ahmad Tri Ananda Universitas Indo Global Mandiri

Kata Kunci:

e-commerce, umkm, Desa Lembak

Abstrak

Abstrak Desa Lembak terletak di Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan, dengan jarak 82 km dari kota Palembang jarak tempuh sekitar 1 jam 45 menit sudah dilokasi. Desa lembak sendiri menjadi Kecamatan Lembak terdiri dari 10 desa disekitarnya. Di desa lembak memiliki banyak sekali potensi yang dimilikinya yang menjadi penyumbang perekonomian didaerah tersebut melalui UMKM yang ada di dalamnya. Potensi pendapatan masyarakatnya yaitu penjualan kerupuk kemplang khas desa Lembak yang ada disepanjang jalan desa Lembak Kabupaten Muara Enim. Pemberdayaan UMKM merupakan  salah  satu prioritas  nasional  dalam memajukan  ekonomi masyarakat. Salah satu cara untuk memberdayakan UMKM adalah dengan mengembangkan platform e-commerce untuk UMKM atau e-commerce UMKM. Meskipun potensi UMKM di Indonesia  sangat  besar,  masih  sedikit  yang memanfaatkan  e-commerce. Apalagi  di  era globalisasi  saat  ini, UMKM perlu  mengikuti  perkembangan  teknologi  agar  mampu  bersaing dengan bisnis lain.Untuk potensi pasarnya kini telah merambah hingga ke berbagai daearah yang ada di Sumatera Selatan bahkan beberapa daerah di Indonesia tentunya dengan rasa kerupuk & kemplang yang enak dan gurih. Namum potensi tersebut terhambat, ketika kurang sadarnya para pelaku UMKM terhadap akan adanya

e-commerce, salah satu penyebabnya yaitu para pelaku UMKM kurang pengetahuan tentang pengelolaan sosial media yang dimana terdapat salah satu platform e-commerce terbesar yaitu Shopee dan para pelaku UMKM sudah terbiasa sejak awal menjual produk mereka hanya di satu tempat atau lapak mereka yang berada di Desa Lembak. Kolaborasi  melibatkan masyarakat local dan mahasiswa KKN-T Fakultas Ekonomi UIGM hingga menghasilkan solusi  pemanfaatan e-commerce Shopee yang lebih baik guna meningkatkan penjualan dan penghasilan masyarakat.

Abstract Lembak Village is located in Muara Enim Regency, South Sumatra, at a distance of 82 km from the city of Palembang, a distance of around 1 hour 45 minutes to the location. Lembak Village itself is Lembak District, consisting of 10 surrounding villages. Lembak village has a lot of potential to contribute to the economy of the area through the MSMEs in it. The community's potential income is the sale of kemplang crackers typical of Lembak village which are found along the Lembak village road, Muara Enim Regency. Empowering MSMEs is one of the national priorities in advancing the community's economy. One way to empower MSMEs is to develop an e-commerce platform for MSMEs or MSME e-commerce. Even though the potential for MSMEs in Indonesia is very large, there are still few who take advantage of e-commerce. Especially in the current era of globalization, MSMEs need to keep up with technological developments to be able to compete with other businesses. The market potential has now spread to various regions in South Sumatra and even several regions in Indonesia, of course with the delicious and tasty taste of crackers & kemplang. However, this potential is hampered when MSME players are less aware of the existence of e-commerce, one of the reasons is that MSME players lack knowledge about social media management, where there is one of the largest e-commerce platforms, namely Shopee, and MSME players have been used to it since At first they sold their products only in one place or their stall in Lembak Village. Collaboration involves local communities and KKN-T students at the UIGM Faculty of Economics to produce solutions for better utilization of Shopee e-commerce to increase sales and community income.

Unduhan

Diterbitkan

2023-12-31