PERUBAHAN BUDAYA PADA ORGANISASI PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN: ANALISIS DAMPAK DAN STRATEGI IMPLEMENTASI

(STUDI KASUS DI SMK NEGERI 1 BAYAH KABUPATEN LEBAK)

Penulis

  • Rival Perdana Universitas Esa Unggul
  • Ari Anggarani Winadi Prasetyoning Tyas Universitas Esa Unggul

Kata Kunci:

Perubahan budaya, organisasi pendidikan, Sekolah Menengah Kejuruan, dampak perubahan, strategi implementasi, kepemimpinan pendidikan

Abstrak

Artikel ini menganalisis perubahan budaya dalam organisasi pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan fokus pada SMKN 1 Bayah, Kabupaten Lebak. Pendekatan kualitatif dan metode studi kasus digunakan untuk mengeksplorasi dinamika perubahan budaya, termasuk faktor pendorong, proses implementasi, dampak, serta hambatan yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan budaya yang berfokus pada peningkatan keterampilan vokasional berdampak positif terhadap kompetensi siswa, kinerja guru, dan efektivitas manajemen sekolah. Keterlibatan industri dalam merancang kurikulum dan lingkungan belajar yang mendukung, kepemimpinan yang inklusif, serta program pelatihan dan pengembangan yang berkelanjutan terbukti menjadi faktor kunci keberhasilan. Namun, resistensi terhadap perubahan dan keterbatasan sumber daya menjadi hambatan utama. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi implementasi yang komprehensif, komunikasi yang efektif, dan evaluasi berkala untuk memastikan perubahan budaya yang berkelanjutan dan berdaya guna di SMK, yang pada akhirnya meningkatkan relevansi pendidikan vokasional dengan kebutuhan industri dan pasar kerja.

This article analyzes cultural change within educational organizations at Vocational High Schools (SMK), focusing on SMKN 1 Bayah in Lebak Regency. A qualitative approach and case study method are used to explore the dynamics of cultural change, including the driving factors, implementation processes, impacts, and challenges encountered. The research findings indicate that cultural changes focusing on enhancing vocational skills positively impact student competencies, teacher performance, and school management effectiveness. Key factors for success include industry involvement in designing the curriculum and learning environment, inclusive leadership, and ongoing training and development programs. However, resistance to change and resource limitations pose significant challenges. These findings underscore the importance of comprehensive implementation strategies, effective communication, and regular evaluations to ensure sustainable and effective cultural change in SMKs, ultimately enhancing the relevance of vocational education to industry and labour market needs.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-05