PERAN KEPEMIMPINAN SPIRITUAL DAN DUKUNGAN ORGANISASI SEBAGAI MODERATOR PENGARUH KELELAHAN EMOSIONAL TERHADAP PERSONIL KEPOLISIAN

Penulis

  • Rajuh Lasjupanma Universitas Islam Sultan agung Semarang
  • Lutfi Nurcholis Universitas Islam Sultan agung Semarang

Kata Kunci:

Stres Kerja, Kepemimpinan Spiritual, Perceived Organizational Support, Kinerja Personil Kepolisian

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran moderasi Kepemimpinan Spiritual dan Dukungan Organisasi yang Dirasakan dalam pengaruh Kelelahan Emosional pada Personil Kepolisian. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplanatori dengan populasi yang terdiri dari seluruh SDM Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, sebanyak 290 personil. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik accidental sampling, dengan ukuran sampel minimal 200, mengacu pada 20 item pertanyaan yang digunakan. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup dengan skala Likert 1-5, mulai dari Sangat Tidak Setuju (STS) hingga Sangat Setuju (SS). Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, stres kerja memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja personil kepolisian, yang berarti bahwa peningkatan tingkat stres kerja berpotensi menurunkan kinerja personil. Kedua, spiritual leadership tidak mampu memoderasi hubungan antara stres kerja dan kinerja personil kepolisian, mengindikasikan bahwa kepemimpinan spiritual tidak cukup efektif untuk meredam dampak stres kerja terhadap kinerja. Ketiga, perceived organizational support terbukti dapat memperlemah pengaruh stres kerja terhadap kinerja personil kepolisian, yang menunjukkan bahwa dukungan organisasi yang memadai dapat mengurangi dampak negatif stres kerja pada kinerja personil. Temuan ini menekankan pentingnya dukungan organisasi dalam menjaga kinerja personil, serta perlunya pendekatan strategis tambahan untuk mengelola stres kerja secara efektif.

This study aims to analyze the moderating role of Spiritual Leadership and Perceived Organizational Support in the influence of Emotional Exhaustion on Police Personnel. This research is explanatory in nature, with the population consisting of all human resources from the Directorate of Certain Crimes, Criminal Investigation Unit of the Indonesian National Police (Bareskrim Polri), totaling 290 personnel. The sample was determined using an accidental sampling technique, with a minimum sample size of 200, based on 20 survey items used. Data were collected using closed-ended questionnaires with a 1-5 Likert scale, ranging from Strongly Disagree (SD) to Strongly Agree (SA). Data analysis was conducted using the Partial Least Square (PLS) method. The research findings indicate that: first, work stress has a negative and significant impact on police personnel performance, meaning that an increase in work stress levels can potentially decrease performance. Second, spiritual leadership is not able to moderate the relationship between work stress and police personnel performance, indicating that spiritual leadership is not effective enough to mitigate the impact of work stress on performance. Third, perceived organizational support was found to weaken the impact of work stress on police personnel performance, suggesting that adequate organizational support can reduce the negative effects of work stress on performance. These findings emphasize the importance of organizational support in maintaining personnel performance and the need for additional strategic approaches to effectively manage work stress.

Unduhan

Diterbitkan

2024-12-30