PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DENGAN BELANJA MODAL SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI SUMATERA UTARA

Penulis

  • Margareth Sihite Universitas Negeri Medan
  • Azizul Kholis Universitas Negeri Medan

Kata Kunci:

Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, Belanja Modal, Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Perimbangan terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah dengan Belanja Modal sebagai variabel moderasi pada kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya ketergantungan pemerintah daerah terhadap dana transfer dari pemerintah pusat serta belum optimalnya pemanfaatan PAD dan belanja modal dalam meningkatkan kinerja keuangan daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data penelitian merupakan data sekunder yang diperoleh dari Laporan Realisasi Anggaran (LRA) kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2021–2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus dengan jumlah sampel sebanyak 33 kabupaten/kota. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, dan Moderated Regression Analysis (MRA).Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah, sedangkan Dana Perimbangan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah. Selanjutnya, Belanja Modal terbukti mampu memoderasi pengaruh Pendapatan Asli Daerah terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah, namun tidak mampu memoderasi pengaruh Dana Perimbangan terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan PAD yang diikuti dengan pengelolaan belanja modal yang efektif dapat meningkatkan kinerja keuangan daerah, sedangkan ketergantungan yang tinggi terhadap dana perimbangan cenderung menurunkan kemandirian fiskal daerah.

This study aims to examine the effect of Local Own-Source Revenue (PAD) and Intergovernmental Transfers on Local Government Financial Performance, with Capital Expenditure as a moderating variable in regencies/cities in North Sumatra Province. This research is motivated by the high dependence of local governments on central government transfers and the suboptimal utilization of local revenue and capital expenditure in improving financial performance. This study employs a quantitative method with an associative approach. The data used are secondary data obtained from the Budget Realization Reports (LRA) of regencies/cities in North Sumatra Province for the period 2021–2023. The sampling technique used is a census method involving 33 regencies/cities. Data analysis techniques include descriptive statistical analysis, classical assumption tests, multiple linear regression analysis, and Moderated Regression Analysis (MRA).The results indicate that Local Own-Source Revenue has a positive and significant effect on local government financial performance, while Intergovernmental Transfers have a negative and significant effect on financial performance. Furthermore, Capital Expenditure is proven to moderate the relationship between Local Own-Source Revenue and local government financial performance but does not moderate the effect of Intergovernmental Transfers on financial performance. These findings suggest that increasing Local Own-Source Revenue accompanied by effective capital expenditure management can enhance local government financial performance, whereas high dependence on intergovernmental transfers tends to weaken fiscal independence.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30