PENGARUH REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN DISIPLIN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI PT YASIGA SARANA UTAMA
Kata Kunci:
Reward, Punishment, Kinerja Karyawan, Disiplin KerjaAbstrak
PT Yasiga Sarana Utama menghadapi permasalahan terkait kinerja karyawan yang berdampak pada produktivitas perusahaan. Kondisi ini menunjukkan perlunya pemahaman yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kinerja karyawan, khususnya peran reward, punishment, dan disiplin kerja sebagai mekanisme yang dapat mendorong peningkatan kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh reward dan punishment terhadap kinerja karyawan dengan disiplin kerja sebagai variabel intervening pada PT Yasiga Sarana Utama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Analisis dilakukan melalui pengujian outer model dan inner model dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 3. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan PT Yasiga Sarana Utama. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin, sehingga diperoleh sebanyak 71 responden yang dijadikan sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reward tidak berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja, sedangkan punishment berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja. Selanjutnya, hasil pengujian menunjukkan bahwa reward dan punishment berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, serta disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Pada pengujian pengaruh tidak langsung, diperoleh hasil bahwa reward tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan melalui disiplin kerja, sementara punishment berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan melalui disiplin kerja. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa punishment memiliki peran yang lebih dominan dalam meningkatkan disiplin kerja dan kinerja karyawan dibandingkan reward. Oleh karena itu, perusahaan diharapkan dapat menerapkan sistem punishment yang tegas dan konsisten serta
PT Yasiga Sarana Utama faces employee performance issues that affect overall organizational productivity. This condition indicates the need for a deeper understanding of factors influencing employee performance, particularly the role of reward, punishment, and work discipline as mechanisms that may improve performance outcomes. This study aims to examine the effect of reward and punishment on employee performance with work discipline as an intervening variable at PT Yasiga Sarana Utama. This research applies a quantitative approach using Structural Equation Modeling (SEM) based on Partial Least Square (PLS). The analysis was conducted through outer model and inner model testing using SmartPLS 3 software. Data were collected by distributing questionnaires to employees of PT Yasiga Sarana Utama. The sample size was determined using the Slovin formula, resulting in 71 respondents included in the study. The results indicate that reward does not have a significant effect on work discipline, while punishment has a significant effect on work discipline. Furthermore, the findings show that reward and punishment have a significant effect on employee performance, and work discipline has a significant effect on employee performance. In terms of indirect effects, the results reveal that reward does not have a significant effect on employee performance through work discipline, whereas punishment has a significant effect on employee performance through work discipline. Based on these findings, it can be concluded that punishment plays a more dominant role than reward in improving work discipline and employee performance. Therefore, the company is expected to implement a firm and consistent punishment system while optimizing the reward system in order to enhance employee performance on an ongoing basis.




