PENGARUH TRANSFORMASIONAL LEADERSHIP DAN EMPLOYEE ENGAGEMENT TERHADAP KINERJA PEGAWAI MELALUI KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI KASUS PADA PEGAWAI SEKRETARIAT DPRD PROVINSI SUMATERA BARAT)
Kata Kunci:
Transformasional Leadership, Employee Engagement, Kepuasan Kerja, Kinerja PegawaiAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Employee Engagement terhadap Kinerja Pegawai dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Studi Kasus Pada Pegawai Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Barat Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif dan analitis. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pegawai yang bekerja pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sumatera Barat dengan jumlah sampel 95 orang, dengan teknik pengambilan sampel secara probabilitas sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri dari variabel Kepemimpinan Transformasional, Employee Engagement, Kepuasan Kerja, dan Kinerja Pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Kepemimpinan Transformasional terhadap Kepuasan Kerja. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Employee Engagement terhada Kepuasan Kerja. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Kepemimpinan Transformasional terhadap Kinerja Pegawai. Terdapat pengaruh positif dan tidak signifikan antara Employee Engagement terhadap Kinerja Pegawai. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Kepemimpinan Transformasional terhadap Kinerja Pegawai melalui Kepuasan Kerja sebagai variabel intervening. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Employee Engagement terhadap Kinerja Pegawai melalui Kepuasan Kerja sebagai variabel intervening. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman tentang pentingnya peran Kepemimpinan Transformasional dan Employee Engagement dalam meningkatkan Kinerja Pegawai di sektor pemerintahan, khususnya di Pegawai Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Barat. Temuan ini juga dapat dijadikan acuan bagi pengelola sumber daya manusia untuk merancang kebijakan yang mendukung peningkatan Kinerja Pegawai melalui peningkatan Kepuasan Kerja dan Employee Engagement.




