PENDAMPINGAN PENGELOLAAN BIAYA PRODUKSI DALAM UPAYA PENINGKATAN PROFITABILITAS PADA UMKM DIMSUM BITYBITE DI PEMATANG SIANTAR

Penulis

  • Elpi Herlawati Saragih Universitas Simalungun
  • Dwi Novi Universitas Simalungun
  • Stevi Yholanda Simanjuntak Universitas Simalungun
  • Elfina Okto Posmaida Damanik Universitas Simalungun

Kata Kunci:

Biaya Produksi, Pengendalian Biaya, Profitabilitas, UMKM

Abstrak

Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi pengendalian biaya produksi serta dampaknya terhadap peningkatan profitabilitas pada UMKM Dimsum BityBate di Pematangsiantar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Data dianalisis menggunakan tiga metode alokasi biaya, yaitu metode unit fisik, nilai jual relatif, dan rata-rata tertimbang. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa total biaya produksi yang dikeluarkan sebesar Rp3.956.000, yang terdiri dari biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya tetap. Strategi pengendalian yang diterapkan meliputi pembelian bahan baku dalam jumlah besar, efisiensi tenaga kerja, penghematan biaya operasional, dan penentuan harga jual berbasis biaya. Penerapan strategi tersebut terbukti meningkatkan laba usaha dari Rp100.000 menjadi Rp385.000 dengan tingkat profitabilitas mencapai 30,8%. Selain itu, usaha hanya memerlukan penjualan sekitar 6 porsi untuk mencapai titik impas. Kendala yang dihadapi berupa fluktuasi harga bahan baku, persaingan pasar, keterbatasan modal, dan peralatan produksi, yang kemudian diatasi melalui kerja sama jangka panjang dengan pemasok serta optimalisasi pemasaran digital.

This study aims to analyze the implementation of production cost control strategies and their impact on increasing profitability at the BityBate Dimsum UMKM in Pematangsiantar. The method used was descriptive qualitative, with data collection techniques including interviews and observations. Data were analyzed using three cost allocation methods: the physical unit method, relative sales value, and weighted average. The results showed that total production costs were Rp3,956,000, consisting of raw material costs, direct labor costs, and fixed costs. The control strategies implemented included purchasing raw materials in bulk, employing labor efficiency, operational cost savings, and determining cost-based selling prices. The implementation of these strategies was proven to increase operating profits from Rp100,000 to Rp385,000, with a profitability level of 30.8%. Furthermore, the business only needed to sell approximately 6 servings to reach the break-even point. Challenges faced included fluctuating raw material prices, market competition, limited capital, and limited production equipment, which were then overcome through long-term partnerships with suppliers and digital marketing optimization.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-31